Mencari motor bebek super yang punya tenaga agresif tanpa menguras dompet sering kali membawa kita pada satu nama legendaris: mx king 150 bekas. Pasar motor seken saat ini dibanjiri oleh kuda besi bergeser kelas bebek underbone ini karena tampilannya yang sporty dan performa mesin yang galak. Kalau kamu berniat meminang unitnya, mengetahui kisaran harga, penyakit bawaan, serta cara memeriksa kondisi mesin secara teliti adalah kunci utama agar tak salah beli.
Unit seken dari lini pabrikan berlogo garpu tala ini menawarkan nilai yang jauh lebih rasional dibanding membelinya saat kondisi baru. Tapi, jangan langsung tergiur harga murah sebelum kamu membongkar riwayat servis dan mengecek komponen vitalnya secara mandiri.
Kisaran Harga Pasar Mx King 150 Bekas
Nilai jual kembali motor ini tergolong stabil karena peminatnya dari kalangan anak muda tidak pernah surut. Variasi harga sangat bergantung pada tahun pembuatan, kondisi fisik, serta kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB.
Untuk unit keluaran awal sekitar tahun 2015 hingga 2016, pasaran umumnya membanderol di angka Rp10 juta sampai Rp12 juta tergantung kondisi bodi. Sementara itu, untuk tahun produksi 2018 ke atas, kamu harus menyiapkan dana sekitar Rp13 juta hingga Rp16 juta. Pastikan selalu mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan data di STNK agar terhindar dari masalah hukum di kemudian hari. Kamu bisa memantau referensi umum harga kendaraan seken lewat Yamaha Indonesia untuk melihat standar spesifikasi pabrikannya.
Kelebihan yang Membuatnya Tetap Diminati
Banyak alasan mengapa motor ini dijuluki sebagai rajanya jalanan kelas bebek. Desain bodi yang lancip, agresif, serta penggunaan ban lebar di bagian belakang memberikan kestabilan ekstra saat melibas tikungan tajam.
- Performa Mesin Responsif: Dibekali mesin 150cc berpendingin cairan, tarikan bawah hingga menengah terasa sangat padat dan bertenaga.
- Handling Stabil: Rangka yang kokoh dipadu suspensi memadai membuat pengendara merasa percaya diri pada kecepatan tinggi.
- Ketersediaan Suku Cadang: Komponen baik original maupun aftermarket sangat melimpah di pasaran, memudahkan proses modifikasi atau penggantian.
Kekurangan yang Wajib Diwaspadai
Di balik ketangguhannya, ada beberapa catatan penting yang sering dikeluhkan oleh para pemilik sebelumnya. Mengetahui kelemahan ini akan membantumu menyiapkan anggaran lebih untuk perbaikan pasca-beli.
- Ketiadaan Bagasi Utama: Ruang di bawah jok sangat sempit karena habis dipakai tangki bahan bakar dan komponen kelistrikan, sehingga kamu wajib memakai tas tambahan jika membawa barang banyak.
- Kenyamanan Boncengan: Karakter suspensi belakang tergolong agak keras bagi sebagian orang, terutama saat melewati jalanan berlubang atau membawa beban berat.
- Risiko Bekas Modifikasi: Banyak unit seken yang sudah diubah bagian mesin atau kelistrikannya secara sembarangan oleh pemilik lama.
Langkah Teliti Memeriksa Mesin Seken
Jangan mudah percaya pada klaim mulus dari penjual. Lakukan pemeriksaan mandiri dengan mengikuti urutan praktis berikut ini:
- Hidupkan Mesin dalam Kondisi Dingin: Perhatikan apakah mesin langsung menyala dengan mudah dan dengarkan suara starter kasar atau tidak.
- Cek Suara Blok Silinder: Pastikan tidak ada bunyi tik-tik atau kasar dari area head silinder yang menandakan keausan pada noken as atau klep.
- Periksa Kaki-Kaki dan Suspensi: Tekan garpu depan dan ayunkan suspensi belakang untuk memastikan tidak ada kebocoran oli pada sokbreker.
- Uji Coba Jalan (Test Ride): Rasakan perpindahan gigi dari transmisi manualnya; pastikan kopling tidak selip dan gigi tidak 'nyangkut' saat dipindah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah konsumsi bahan bakar motor ini boros?
Konsumsi bahan bakarnya tergolong cukup efisien untuk ukuran mesin 150cc berteknologi injeksi, asalkan gaya berkendara kamu tidak terlalu agresif dan servis rutin terjaga.
Berapa kapasitas oli mesin yang dibutuhkan saat ganti oli?
Kapasitas oli mesin standar motor ini adalah sekitar 0,9 liter jika tanpa penggantian filter oli, dan menjadi 1,0 liter apabila filter olinya ikut diganti.
Apakah cocok dipakai untuk perjalanan jarak jauh atau touring?
Sangat mumpuni karena posisi berkendara cukup ergonomis, namun kamu perlu beristirahat berkala agar mesin tidak terlalu panas dan pengendara tidak cepat lelah.
Apa saja penyakit umum yang sering muncul pada usia pakai di atas 5 tahun?
Biasanya masalah sepele seperti kabel kopling yang mulai kaku, rantai keteng yang berisik, atau bohlam lampu depan yang redup jika masih menggunakan model lama.